Ulangan umum telah berlalu. Hasil ujian telah diperiksa. Hasilnya bisa dilihat di papan pengumuman. Rasa kecewa dan penyesalan terus ada pada sebagian siswa. Siswa yang hasil ujiannya ternyata tidak mencapai ketuntasan minimal.
Kecewa juga saya rasakan. Sebagian besar siswaku mengalami remedial. Kenapa ini bisa terjadi siswaku? Siapa yang salah atas tragedi ini? Apakah saya sebagai gurumu? Atau salahmu sendiri? Atau salah siapa?
Setiap kegiatan belajar, materi diberikan dengan jelas, detail dan bahkan diulang untuk materi yang agak sulit. Saya selalu memberikan kesempatan untuk bertanya seluas-luasnya. Bahkan di luar kelas pun saya mempersilakan siswa untuk berkonsultasi dan saya bersedia melayani. Namun ternyata hanya beberapa siswa saja yang memanfaatkan itu. Tidak lebih dari jumlah jari tangan.
Padahal informasi ulangan telah jauh hari diberikan. Web ini juga sudah disampaikan. Email dan IM juga telah diberikan. Namun tidak ada siswa yang memanfaatkannya. Coba lihat artikel ini. Download dan bacalah menggunakan PDF reader. Tebaklah karakter ~ dan * dengan huruf a, b, c, d, e, i, o, u. Maka jika bisa memecahkan enkripsi huruf vokal tersebut, itulah soal ujiannya. Atau buka artikel ini. Dihalaman ini terdapat link soal latihan sebanyak 25 soal. Namun, ini lagi-lagi adalah soal ujian. Ternyata jauh hari dipostingnya, yaitu tanggal 24 November 2008.
Alangkah sayangnya…
Mari kita mencoba memanfaatkan internet ini dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya menggeluti Friendster saja dengan segala macam aksesorisnya. Gonta-ganti tema tanpa bisa melayout sendiri. Percuma, semua itu hasil karya orang lain. Kalaupun mau, coba ciptakan tema sendiri!
Saya bukan ingin membela diri. Namun saya ingin kalian bisa ! Apa artinya nilai tinggi ? Kalau hanya sekedar catatan tanpa ada sesuatu yang bermanfaat. Mari kita budayakan belajar keras dan bekerja keras. Mari kita mulai dari sekarang !
Para siswaku, renungkan dan pikirkanlah ! Jika tidak mau belajar buat apa sekolah ? Apakah itu tidak mengecewakan orang tuamu? Gurumu? bahkan dirimu sendiri?
Bangkitlah ! Jangan jadi anak pemalas. Siswa-siswaku bukan orang pemalas. Tunjukan bahwa kalian juga mampu. Mampu membuat bangga gurunya. Mampu membuat bangga orang tuanya. Mampu membuat bangga dirinya sendiri.
trims buat postingani ini, mampir juga ke blog saya ya.